Tugas 1 Ilmu Sosial Dasar Makalah tentang (INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT)
MAKALAH
ILMU SOSIAL DASAR
INDIVIDU, KELUARGA, DAN
MASYARAKAT
Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas
Mata Kuliah ILMU SOSIAL DASAR
Dosen Pembimbing : HERRY SUSSANTO, DR. SE., MM.
Disusun oleh:
Harry Lutfiansyah Teguh Purnomo (10120501)
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
JURUSAN SISTEM INFORMASI PRODI ILMU SOSIAL DASAR
UNIVERSITAS GUNADARMA
2020
DAFTAR ISI
DAFTAR
ISI……………………………………………………………………………………
KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………..
BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………………………...
1.1 LATAR BELAKANG…………………………………………………………
1.2
RUMUSAN MASALAH……………………………………………………..
1.3
TUJUAN………………………………………………………………..………
BAB II PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT………..
2.2
HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT…
BAB III. PENUTUP…………………………………………………………………………..
3.1 Kesimpulan.........................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………..
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha
Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat
menyelesaikan makalah tentang “Individu, Keluarga, dan Masyarakat” ini dengan
baik meskipun banyak kekurangan didalamnya.
Dan juga kami berterima kasih pada Bapak Herry
Sussanto, Dr. Se., Mm. selaku Dosen mata kuliah Ilmu Sosial Dasar, FIKTI
Universitas Gunadarma yang telah memberikan tugas ini kepada kami.
Penulis sangat bersyukur karena telah menyelesaikan
makalah yang menjadi tugas Pengantar Ilmu Sosial Dasar dengan judul “Individu,
Keluarga, dan Masyarakat”. Disamping itu, kami mengucapkan banyak terima kasih
kepada semua pihak yang telah membantu kami selama pembuatan makalah ini
berlangsung sehingga terselesaikanlah makalah ini.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun dari Anda demi perbaikan makalah ini di waktu yang akan datang.
Jakarta,
18 Oktober 2020
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Sebagai seorang manusia hendaknya kita mengetahui bahwa Allah SWT
menciptakan makhluk – makhluk nya untuk saling membantu. Oleh
karena itu kami mencoba untuk mengingatkan kembali akan pentingnya
bermasyarakat karena manusia adalah makhluk sosial.
Manusia sebagai makhluk individu, keluarga, dan masyarakat oleh karenanya
manusia dapat dikatakan sebagai makhluk sosial yang selalu hidup berkelompok
atau berorganisasi dan membutuhkan orang lain. Masyarakat merupakan wadah
berkumpulnya individu-individu yang hidup secara sosial, masyarakat terdiri
dari ‘Saya’, ‘Anda’ dan ‘Mereka’ yang memiliki kehendak dan keinginan hidup
bersama. Kita tahu dan menyadari bahwa manusia sebagai individu dan makhluk
sosial serta memahami tugas dan kewajibannya dalam setiap tatanan kehidupan
berkelompok dan dalam struktur dan sistem sosial yang ada.
1.2 RUMUSAN MASALAH
1. Apa pengertian dari individu ?
2. Apa makna dari individu ?
3. Apa pengertian dari keluarga ?
4. Apa makna dari keluarga ?
5. Apa pengertian dari fungsi keluarga ?
6. Apa pengertian dari masyarakat ?
7. Apa makna dari masyarakat ?
8. Apa saja golongan – golongan masyarakat ?
9. Apa hubungan antara individu, keluarga dan masyarakat
?
1.3 TUJUAN
PEMBAHASAN
1.
Untuk mengetahui pengertian
individu
2.
Untuk mengetahui makna dari
individu
3.
Untuk mengetahui pengertian
keluarga
4.
Untuk mengetahui makna dari
keluarga
5.
Untuk mengetahui macam – macam
fungsi keluarga
6.
Untuk mengetahui pengertian
masyarakat
7.
Untuk mengetahui makna dari
masyarakat
8. Untuk mengetahui golongan – golongan masyarakat
9. Untuk mengetahui hubungan antara individu, keluarga dan masyarakat
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT
·
PENGERTIAN INDIVIDU
Individu merupakan unit terkecil
pembentuk masyarakat. Dalam ilmu sosial, individu berarti
juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang
tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh,
suatu keluarga terdiri
dari ayah, ibu, dan anak. Ayah merupakan
individu dalam kelompok sosial tersebut, yang sudah tidak dapat dibagi lagi ke
dalam satuan yang lebih kecil.
Pada dasarnya, setiap individu
memiliki ciri-ciri yang
berbeda. Individu yang saling bergabung akan membentuk kelompok atau
masyarakat. Individu tersebut akan memiliki karakteristik yang sama dengan
kelompok di mana dirinya bergabung.
Individu
berasal dari kata yunani yaitu “individium” yang artinya “tidak terbagi”. Dalam
ilmu sosial paham individu, menyangkut tabiat dengan kehidupan dan jiwa yang
majemuk, memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. Individu merupakan
kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan bukan sebagai manusia
keseluruhan. Maka dapat disimpulkan bahwa individu adalah manusia yang memiliki
peranan khas atau spesifik dalam kepribadiannya. Dan terdapat tiga aspek dalam
individu yaitu aspek organik jasmaniah, aspek psikis rohaniah, dan aspek
sosial. Dimana aspek aspek tersebut saling berhubungan. Apabila salah satu
rusak maka akan merusak aspek lainnya.
Makna
Individu : manusia sebagai makhluk individu yang dapat mengalami
kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. Tidak hanya dengan
mata, telinga, tangan, kemauan, dan perasaan saja. Dalam kegembiraannya manusia
dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan, karena ia mempunyai rasa
keindahan, rasa estetis dalam individunya.
·
PENGERTIAN
KELUARGA
Keluarga adalah salah satu kelompok atau
kumpulan manusia yang hidup bersama sebagai satu kesatuan atau unit masyarakat
terkecil dan biasanya selalu ada hubungan darah, ikatan perkawinan atau ikatan
lainnya, tinggal bersama dalam satu rumah yang dipimpin oleh seorang kepala
keluarga dan makan dalam satu periuk.
Terdapat beberapa definisi keluarga dari
beberapa sumber, yaitu:
1. Keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan
perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan,
mempertahankan budaya, dan meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional,
serta sosial dari tiap anggota keluarga (Duvall dan Logan, 1986).
2. Keluarga adalah dua atau lebih individu yang hidup
dalam satu rumah tangga karena adanya hubungan darah, perkawinan, atau adopsi.
Mereka saling berinteraksi satu dengan yang lain, mempunyai peran masing-masing
dan menciptakan serta mempertahankan suatu budaya (Bailon dan Maglaya,1978 ).
3. Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang
terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di
suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan (Departemen
Kesehatan RI, 1988).
Makna Keluarga : makna keluarga
termasuk juga dengan pengertian keluarga yang saya ketahui seperti berikut
yang terdiri dari Ayah, Ibu, dan Anak serta beberapa orang lain yang masih
terikat dalam hubungan darah dan saling ketergantungan atau membutuhkan satu
sama lain.
·
PENGERTIAN
MASYARAKAT
Masyarakat (sebagai
terjemahan istilah society) adalah
sekelompok orang yang membentuk
sebuah sistem semi tertutup
(atau semi terbuka), di mana sebagian besar interaksi adalah antara
individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata “masyarakat”
sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah
masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling
tergantung satu sama lain.
Masyarakat merupakan
sebuah gabungan dari beberapa individu. Masyarakat juga panggilan lain dari
penduduk dimana setiap individu bertempat di suatu daerah yang saling membantu
dan bergotong royong.
Makna Masyarakat
: makna masyarakat merupakan istilah yang digunakan untuk menerangkan
suatu komuniti manusia yang tinggal bersama-sama. Dapat juga
dikatakan bahwa masyarakat merupakan jaringan perhubungan antara berbagai
individu. Dari segi pelaksanaan, ia bermaksud sesuatu yang dibuat – atau tidak
dibuat – oleh kumpulan orang itu. Masyarakat merupakan subjek utama dalam
pengkajian sains sosial.
2.2 HUBUNGAN
ANTARA INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT
Sebagai makhluk sosial
seorang individu tidak dapat berdiri sendiri, saling membutuhkan antara yang
satu dengan yang lainnya, dan saling mengadakan hubungan sosial di
tengah–tengah masyarakat.
Keluarga dengan berbagai
fungsi yang dijalankan adalah sebagai wahana dimana seorang individu mengalami
proses sosialisasi yang pertama kali, sangat penting artinya dalam mengarahkan
terbentuknya individu menjadi seorang yang berpribadi.
Sebagai bagian yang tak
terpisahkan dengan masyarakat, keluarga mempunyai korelasi fungsional dengan
masyarakat tertentu, oleh karena itu dalam proses pengembangan individu menjadi
seorang yang berpribadi hendaknya diarahkan sesuai dengan struktur masyarakat
yang ada, sehingga seorang individu menjadi seorang yang dewasa dalam
arti mampu mengendalikan diri dan melakukan hubungan – hubungan sosial di dalam
masyarakat yang cukup majemuk.
Jadi, hubungan antara
individu, keluarga, dan masyarakat saling terikat dan tidak bisa dipisah kan
dari sebuah kehidupan di dunia ini karna sebagai individu tidak bisa hidup
sendiri tanpa ada nya bantuan dari individu lain, keluarga juga merupakan
gabungan dari beberapa individu dimana dari keluarga lah kehidupan sosial
bermula dan dari keluarga pula di ajarka norma-norma luhur dalam kehidupan,
masyarakat juga merupakan gabungan yang terdiri dari individu dan keluarga yang
bertempat pada suatu daerah yang saling terikat.
BAB
III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Setiap individu, keluarga dan masyarakat memiliki
hubungan yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Hubungan yang
dilandasi oleh nilai, norma dan aturan-aturan diantara komponen-komponen
tersebut. Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu
keluarga dan masyarakat yang menjadi latar belakang keberadaanya. Begitupun
sebaliknya, individu berusaha mengambil jarak dan memproses dirinya untuk
membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang sesuai
dengan perilaku yang telah ada pada dirinya. Dan barulah dikatakan sebagai
individu jika individu bisa membaur dengan lingkungan sosialnya yaitu
masyarakat. Kesimpulannya, kebudayaan diciptakan oleh
manusia dalam bermasyarakat sebagai wujud penyatuan cipta, karya dan rasa
masing-masing individu untuk membentuk nilai dan norma baru yang berlaku dalam
masyarakat itu.
DAFTAR
PUSTAKA
https://galihrema.wordpress.com/2016/12/23/makalah-individu-keluarga-dan-masyarakat/
https://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga
https://id.wikipedia.org/wiki/Individu
https://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat
http://www.kajianpustaka.com/2012/11/definisi-fungsi-dan-bentuk-keluarga.html

Komentar
Posting Komentar