HUBUNGAN MANUSIA DENGAN LINGKUNGAN

ILMU SOSIAL DASAR

HUBUNGAN MANUSIA DENGAN LINGKUNGAN

 

Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas

Mata Kuliah ILMU SOSIAL DASAR

Dosen Pembimbing : HERRY SUSSANTO, DR. SE., MM.



Disusun oleh:

Harry Lutfiansyah                 (10120501/1KA16)

 

 

 

 

 

 

 

 

FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI JURUSAN SISTEM INFORMASI PRODI ILMU SOSIAL DASAR

UNIVERSITAS GUNADARMA

2020




Jawablah pertanyaan berikut dengan benar dan jelas serta disertakan juga contohnya. terima kasih.

1. Jelaskan bagaimana pengaruh manusia dan alam lingkungan semesta ! .

2. Jelaskan tentang kelestarian alam lingkungan semseta ! .

3. Jelaskan tentang sumber daya alam lingkungan alam semesta dan pemanfaatannya bagi manusia ! .


JAWAB 

1. Hubungan manusia dan alam semesta merupakan sebuah tema penting filsafat. Dengan kata lain, itu adalah sebuah masalah yang sangat esensial bagi manusia, dimana ia menyimpan potensi besar dalam dirinya. Mereka yang mengkaji tema-tema Ilahiyat dan ingin mengetahui hubungan antara makhluk dan khalik, atau mereka yang ingin mengenal dirinya sendiri dan juga orang-orang yang ingin mempelajari metode kehidupannya baik itu dalam dimensi individu, sosial atau bahkan universal, maka mereka akan berurusan dengan masalah manusia dan alam semesta. Jika masalah ini terpecahkan, kebanyakan dari problema umat manusia akan terselesaikan.


Menurut kebanyakan orang, manusia adalah manusia dan alam semesta adalah alam semesta. Padahal, ada hubungan yang sangat erat dan penuh makna antara manusia dan alam semesta. Manusia adalah satu-satunya makhluk hidup yang memiliki ikatan abadi dengan seluruh dimensi alam. Seluruh bagian dan gerakan di alam memiliki hubungan satu dengan yang lain.









2. Beberapa prinsip dalam menjaga & melestarikan Lingkungan :


Sikap Hormat terhadap Alam (Respect For Nature)

Di dalam Al Qur’an surat Al-Anbiya 107, Allah SWT berfirman:  

Artinya : “Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”.

Rahmatan lil alamin bukanlah sekedar motto Islam, tapi merupakan tujuan dari Islam itu sendiri. Sesuai dengan tujuan tersebut, maka sudah sewajarnya apabila Islam menjadi pelopor bagi pengelolaan alam dan lingkungan sebagai manifestasi dari rasa kasih bagi alam semesta tersebut. Selain melarang membuat kerusakan di muka bumi, Islam juga mempunyai kewajiban untuk menjaga lingkungan dan menghormati alam semesta yang mencakup jagat raya yang didalamya termasuk manusia, tumbuhan, hewan, makhluk hidup lainnya, serta makhluk tidak hidup.

Hormat terhadap alam merupakan suatu prinsip dasar bagi manusia sebagai bagian dari alam semesta seluruhnya. Seperti halnya, setiap anggota komunitas sosial mempunyai kewajiban untuk menghargai kehidupan bersama (kohesivitas sosial), demikian pula setiap anggota komunitas ekologis harus menghargai dan menghormati setiap kehidupan dan spesies dalam komunitas ekologis itu, serta mempunyai kewajiban moral untuk menjaga kohesivitas dan integritas komunitas ekologis, alam tempat hidup manusia ini. Sama halnya dengan setiap anggota keluarga mempunyai kewajiban untuk menjaga keberadaan, kesejahteraan, dan kebersihan keluarga, setiap anggota komunitas ekologis juga mempunyai kewajiban untuk menghargai dan menjaga alam ini sebagai sebuah rumah tangga.

Prinsip Tanggung Jawab (Moral Responsibility For Nature)

Terkait dengan prinsip hormat terhadap alam di atas adalah tanggung jawab moral terhadap alam, karena manusia diciptakan sebagai khalifah (penanggung jawab) di muka bumi dan secara ontologis manusia adalah bagian integral dari alam. Sesuai dengan firman Allah dalam surah al Baqarah : 30

Artinya : Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.

Kenyataan ini saja melahirkan sebuah prinsip moral bahwa manusia mempunyai tanggung jawab baik terhadap alam semesta seluruhnya dan integritasnya, maupun terhadap keberadaan dan kelestariannya Setiap bagian dan benda di alam semesta ini diciptakan oleh Tuhan dengan tujuannya masing-masing, terlepas dari apakah tujuan itu untuk kepentingan manusia atau tidak. Oleh karena itu, manusia sebagai bagian dari alam semesta, bertanggung jawab pula untuk menjaganya.

Solidaritas Kosmis (Cosmic Solidarity)

Terkait dengan kedua prinsip moral tersebut adalah prinsip solidaritas. Sama halnya dengan kedua prinsip itu, prinsip solidaritas muncul dari kenyataan bahwa manusia adalah bagian integral dari alam semesta. Lebih dari itu, dalam perspektif ekofeminisme, manusia mempunyai kedudukan sederajat dan setara dengan alam dan semua makhluk lain di alam ini. Kenyataan ini membangkitkan dalam diri manusia perasaan solider, perasaan sepenanggungan dengan alam dan dengan sesama makhluk hidup lain.

Prinsip Kasih Sayang dan Kepedulian terhadap Alam (Caring For Nature)

Sebagai sesama anggota komunitas ekologis yang setara, manusia digugah untuk mencintai, menyayangi, dan melestarikan alam semesta dan seluruh isinya, tanpa diskriminasi dan tanpa dominasi


3. Pengertian Sumber Daya Alam (SDA)

Sumber daya alam(SDA) merupakan semua bahan yang bisa dapat ditemukan oleh manusia dalam alam ini dan bisa juga dimanfaatkan untuk keberlangsungan hidupnya. Bagi manusia, sumber daya alam pada dasarnya merupakan hal sangat terpenting yang berupa benda hidup (hayati) ataupun benda mati (non-hayati). Kedua jenis sumber daya alam itu juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sebenarnya, manusia juga ialah sumber daya bagi suatu negara karena manusia dapat juga memberikan manfaat yang luar biasa oleh negaranya sendiri dengan cara hal tersebut menjadikan tenaga kerja, memajukan ilmu pengetahuan, bahkan teknologi sehingga bisa dapat meningkatkan perekonomian negara.


Berdasarkan Sifatnya

Berdasarkan sifatnya jenis-jenis sumber daya alam dibagi menjadi 2:

      1.  Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharuhi

Adalah Sumber daya alam yang tidak dapat pernah habis seperti hewan, tumbuh-tumbuhan, udara,air, sinar matahari, dan mikroorganisme lainnya.

      2.  Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbaharui

Sumber daya alam jenis ini mempunyai jumlah yang sangat terbatas. Hal ini dikarenakan proses pembentukannya membutuhkan jangka waktu yang sangat lama, sehingga digunakan terus menerus akan habis, seperti bahan-bahan galian atau barang tambang.


Pemanfaatan suatu sumber daya bisa dinilai berdasarkan kegunaan sumber daya untuk manusia itu sendiri. Maka sebab itu, semakin bermanfaatnya suatu sumber daya alam, maka sumber daya alam tersebut akan semakin bernilai. Misalkan, lahan pertanian yang sudah subur bisa dijadikan tempat daerah pertanian yang sangat potensial. Suatu negara yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah dipastikan akan menjadi suatu negara yang maju jika sumber dayanya dimanfaatkan secara maksimal.

Secara alamiah tersebut, kebanyakan manusia dapat memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada dilingkungannya dengan berbagai bentuk aktivitas, aktivitas dalam memanfaatkan sumber daya alam ini bisa dibagi ke dalam enam aktivitas yang sangat menguntungkan, seperti hal tersebut

(1) pertanian,

(2) perkebunan,

(3) perikanan,

(4) pertambangan,

(5) peternakan, dan

(6) kehutanan.

(jakarta 15 januari 2021)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 1 Ilmu Sosial Dasar Makalah tentang (INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT)